This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Info Persela Lamongan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Persela Lamongan. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Maret 2014

Terbaru Persela Lamongan Yakin Bertahan Di Tiga Atau Empat Besar

- Manajemen Persela Lamongan meminta tim tetap tampil konsisten usai jeda kompetisi. Manajemen meminta biar penggawa Laskar Joko Tingkir tidak terlena, dan tetap konsisten berada di empat besar.

Prestasi apik diukir Persela Lamongan di Indonesia Super League (ISL) 2014 wilayah timur, setidaknya hingga laga keenam. Laskar Joko Tingkir untuk sementara menduduki peringkat ketiga, di bawah Mitra Kukar dan Persebaya Surabaya.

Selain itu, dari tiga pertandingan yang sudah dilaksanakan di sangkar sendiri, Stadion Surajaya, Persela berhasil membukukan capaian absolut. Baik Persebaya, PSM Makassar, dan Persepam Madura United, harus pulang gigit jari tanpa diberikan poin sama sekali.

Menatap capaian yang ditorehkan skuat Persela, ajun manajer Yuhronur Efendi, berharap, capaian ini bukan sekadar ‘gertak sambal’. Menurutnya, administrasi tidak menginginkan tim memperoleh hasil manis di awal, tapi tak memuaskan di simpulan kompetisi.

“Jadi harus konsisten di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Jangan hingga nantinya, manis di depan, tapi melempem di simpulan kompetisi. Namun dengan pemain, pelatih, dan ofisial yang ada sekarang, aku percaya tim ini dapat lolos ke babak selanjutnya. Kami juga sangat berharap LA Mania terus mendukung usaha Persela,” kata Yuhronur.

Hal senada diungkapkan Didik Ludiyanto. Asisten instruktur Persela ini mengatakan, tim besutan Eduard Tjong memang ditarget jajaran administrasi untuk dapat lolos ke babak delapan besar pada animo inia.

“Jangan cepat puas, perjalanan masih panjang. Kami tidak ingin, para pemain Persela terlena dengan capaian dikala ini, termasuk tiga kemenangan di sangkar sendiri. Sebab itu dapat berbahaya,” ujar Didik.

“Target sementara, kami akan berusaha memenuhi harapan Bupati Lamongan yang juga menjabat sebagai penasehat di Persela untuk dapat lolos ke delapan besar, meski menuju ke sana tidak mudah. Dibutuhkan kerja keras, dan doa dari semua elemen tim.”

Didik menerangkan, para pemain Persela harus tetap fokus menjaga tren kasatmata yang diraih dikala ini, dan sebisa mungkin terus dipertahankan pada laga selanjutnya, termasuk pada dikala putaran kedua mendatang.

"Untuk dikala ini, biarlah kami fokus menatap laga selanjutnya menghadapi Persiram. Kami sudah mengamati kekuatan Persiram. Dan kami berharap, dapat mencuri poin dari Persiram untuk dapat mempertahankan posisi di papan atas,” beber instruktur asal Bojonegoro, Jawa Timur tersebut.


Source: http://www.goal.com/

Sabtu, 21 Desember 2013

Terbaru Lolos Semifinal Persela Buka Peluang Perpanjang Gelar

- Persela Lamongan membuka peluang mereka untuk memperpanjang gelar juara di event Piala Gubernur Jatim. Laskar Joko Tingkir memastikan diri lolos ke semifinal sesudah mengalahkan PSM Makassar 1-0 di Stadion Surajaya Lamongan Jumat (20/12).

Tampil menekan semenjak menit awal, Persela membuka keunggulan mereka pada menit ke-25. Tendangan bebas Arif Ariyanto sukses bersarang ke sudut kiri atas gawang PSM yang dijaga Markus Haris Maulana.

Upaya Ponaryo Astaman dkk untuk membalas di babak kedua tak menuai hasil. PSM tetap tak bisa mengejar ketertinggalan sampai langgar usai. Skor 1-0 pun menjadi milik Persela.

Meski menang tipis, hasil ini memastikan langkah Persela untuk ke semifinal. Mereka menemani Persegres Gresik yang juga sama-sama mengemas empat angka. Selisih gol keduanya yang sama tak mempengaruhi status juara grup atau runner up grup terbaik menjadi milik siapa. Namun yang pasti, Grup C mengirimkan dua timnya ke semifinal.

Persela dan Persegres sekarang akan menantang antara juara grup A yang dihuni Persebaya dan juara grup B, Arema Indonesia. Belum dipastikan siapa akan berhadapan dengan siapa, alasannya yaitu panitia masih belum tetapkan antara akan melaksanakan drawing lagi atau pertimbangan lain. Ya, bisa saja panitia Piala Gubernur Jatim tidak akan mempertemukan Persela dan Persegres lagi di babak semifinal.(fjr/dzi)


Source: http://www.bola.net/

Terbaru Kemenangan Persela Musnahkan Asa Persib Bandung

- Asa PERSIB untuk melaju ke Semifinal Piala Gubernur Jatim 2013 kesudahannya musnah. Hasil seri yang dibutuhkan di Lamongan Jumat (20/12), tak terwujud alasannya yaitu Persela Lamongan menang tipis 1-0 atas PSM Makassar.

Persela yang tampil menekan kesudahannya bisa unggul di menit ke-25. Tendangan bebas Arif Arianto tak bisa ditepis kiper PSM, Markus Haris Maulana. Skor 1-0 ini bertahan sampai berkelahi usai.

Meski hanya satu gol, hasil ini sudah menciptakan Laskar Joko Tingkir memastikan diri mereka ke semifinal dengan raihan total empat angka. Peluang untuk memperpanjang rekor juara bertahan pun kian terbuka bagi Persela.

Tak hanya sebagai runner up grup terbaik, perolehan poin dan selisih gol mereka sama dengan yang diraih Persegres Gresik. Panitia sendiri belum tetapkan siapa yang menjadi juara Grup C. Namun yang niscaya grup yang bertanding di Lamongan ini mengirimkan dua wakilnya ke semifinal.

Persela dan Persegres sekarang akan menantang antara juara grup A yang dihuni Persebaya dan juara grup B, Arema Indonesia. Sementara Maung Bandung yang mengemas tiga angka dipastikan tersisih alasannya yaitu kemenangan Persela ini.

Sumber: Persib.co.id

Terbaru Psm Makasar Punya Laba Di Piala Gubernur Jatim

- Tanpa kemenangan di Piala Gubernur Jawa Timur (Jatim) 2013 tak begitu disesali instruktur PSM Makassar, Jorg Peter Steinebrunner. Menurutnya, beliau tetap mengambil laba dalam turnamen ini.

Berbeda dengan kedatangannya ke Jatim sebelumnya untuk melaksanakan ujicoba dengan Serawak FA, Jorge kini lebih berkonsentrasi dengan pencarian gugusan yang sempurna untuk tim Juku Eja. "Kalau lawan Serawak kemarin, kita mencoba untuk melihat fisik dan stamina tim," katanya dalam jumpa pers pasca timnya dikalahkan Persela 0-1 di Stadion Surajaya Lamongan.

"Kalau di turnamen ini aku lebih berkonsentrasi untuk mencari gugusan yang tepat. Dua pertandingan aku selalu menerapkan gugusan dan taktik berbeda. Saya rasa itu laba bagi kami," terang instruktur asal Jerman ini.

Sayangnya, eks tukang taktik Deltras Sidoarjo ini enggan berkomentar banyak terkait hingga sejauh mana persiapan PSM menyongsong ISL. "ISL masih satu dua bulan lagi, belum dapat kami jawab sekarang," tandasnya.(fjr/dzi)


Source: http://www.bola.net/

Terbaru Psm Santai: Persela Soroti Fisik Pemain

- Dua kekalahan beruntun yang didapat sepanjang turnamen Piala Gubernur Jawa Timur (Jatim), menjadi sinyal negatif bagi PSM Makassar. Meski begitu instruktur Jorg Peter Steinebrunner tak terlalu pusing. Menurut arsitek asal Jerman ini, Juku Eja masih dalam proses pembentukan tim.

Menurut mantan juru strategi Deltras Sidoarjo ini dua kekalahan di turnamen yang berusia lebih dari dasawarsa ini, yaitu yang biasa. Ia menilai, dengan hasil di Jatim, Jorg sanggup melihat kekurangan dan kelebihan timnya.

"Kami hanya meningkatkan fisik pemain ini," kata Jorg kepada wartawan dalam sesi jumpa pers. Sebelum dikalahkan Persela, Syamsul Bachri Chaerudin dan kawan-kawan ditumbangkan Persegres.

Jorg menganggap, masih ada waktu bagi timnya untuk menghadapi kompetisi tahun depan. "Kami gres dua ahad melaksanakan latihan menghadapi untuk turnamen ini. Kaprikornus masih ada waktu meningkatkan team work sebelum kompetisi digelar," jelasnya.

Sedangkan berdasarkan instruktur Persela Lamongan, Eduard Tjong, masih ada aspek yang harus diperbaiki. Utamanya persoalan fisik pemain. "Fisik pemain aku masih perlu ditingkatkan lagi sebab di babak kedua tadi masih kedodoran. Kaprikornus pembenahan fisik menjadi fokus aku untuk ke depan," ujar eks instruktur Persiba Bantul.


Source: http://www.bola.net/

Terbaru Persela Menang Tipis 1 - 0 Atas Psm Makasar

- Persela Lamongan memenangi tubruk keduanya di ajang Piala Gubernur Jatim 2013 grup C dengan menundukkan PSM Makasar 1-0 di Stadion Surajaya Lamongan, Jumat (20/12/2013).

Gol semata wayang yang bisa menjebol gawang PSM yang dikawal Markus Haris Maulana dicetak Arif Ariyanto menit ke 29.

Sejak kick off babak pertama kedua tim saling serang, bahkan sejumlah peluang emas dari kedua tim telah tercipta, namun tak satu pun yang bisa dikonversi menjadi sebuah gol.

Permainan cepat yang diperagakan kedua tim pun juga masih belum bisa membuahkan gol bagi tim masing-masing alasannya lini pertahanan kedua tim juga cukup kokoh menjaga area terlarangnya.

Tak puas dengan permainan anak asuhnya, instruktur Persela Eduard Tjong mengganti sejumlah pemainnya yang diturunkan semenjak menit-menit awal babak pertama sampai babak kedua. Namun, penambahan amunisi gres terrebut masih belum bisa mendobrak pintu pertahanan PSM yang sangat kokoh.

Bukan hanya Eduard Tjong, instruktur PSM Jorg Peter Steinebrunner juga tak mau ketinggalan untuk menarik beberapa pemainnya dan menggantikannya dengan pemain baru.

Namun, upaya tersebut juga belum membuahkan hasil signifikan. Bahkan, sampai 45 menit babak pertama berakhir pun, skor masih 1-0 untuk Persela.

Memasuki babak kedua, peluang emas yang seharusnya bisa menjadi gol pun juga banyak tercipta. Akan tetapi, serangan demi serangan yang dibangun oleh kedua tim sama-sama kandas di kaki para pemain belakang maupun evakuasi bola penjaga gawang masing-masing tim.

Permainan cepat yang diperagakan kedua tim terus diperagakan kedua kesebelasan. Para pemain PS berusaha mengejar ketertinggalannya dengan menikkan tensi serangannya. Serangan gencar PSM yang dimotori striker gaek Budi Sudarsono juga belum bisa menjebol gawang Persela yang dikawal Choirul Huda.

Hingga 45 menit babak kedua dan pelengkap tiga menit skor masih tetap 1-0 untuk keunggulan Persela. Tuan rumah Persela, PSM, dan Persegres berada di grup C.

Pada tubruk sebelumnya (16/12) Persela ditahan imbang 2-2 oleh Persegres. Wasit yang memimpin pertandingan Prasetyo Hadi menghadiahi satu kartu kuning buat pemain Persela Arif Ariyanto.

Menanggapi hal ini instruktur PSM Makasar Jorg Peter Steinebrunner soal dua kekalahan di turnamen Piala Gubernur Jatim 2013 hal yang biasa.

Masih ada waktu menghadapi kompetisi tahun depan. Selain itu, kami gres 2 ahad melaksanakan latihan menghadapi persiapan Piala Gubernur Jatim 2013.

"Di turnamen ini kami hanya meningkatkan fisik pemain. Makara masih ada waktu meningkatkan team work sebelum kompetisi digelar," katanya.

Pelatih Persela Eduard Tjong menuturkan ada perbaikan fisik sehabis bermain lawan Persegres khususnya di babak kedua. "Fisik pemain aku masih perlu ditingkatkan lagi alasannya di babak kedua masih kedodoran. Makara pembenahan fisik menjadi fokus saya," tandasnya.


Source: beritajatim.com (Media Online)

Selasa, 17 Desember 2013

Terbaru Eduard Tjong: Fisik Pemain Masih Kedodoran

- Fisik yang belum prima menjadi penyebab Persela lamongan tak bisa mempertahankan keunggulan. Persiapan yang terlalu mepet sebelum Piala Gubernur Jatim menciptakan Persela tidak maksimal.

Persela Lamongan harus puas membuatkan skor 2-2 ketika berhadapan dengan Gresik United dalam pertandingan Grup C Piala Gubernur Jawa Timur (Jatim) 2013 di Stadion Surajaya, Senin (16/12) malam WIB.

Persela sukses memperagakan permainan ofensif yang dipadu dengan gaya umpan pendek cepat. Laskar Joko Tingkir yang sekarang diarsiteki Eduard Tjong, membuka keunggulan lebih dulu melalui Agung Suprayogi pada menit ke-12.

Arif Ariyanto lantas meniru keunggulan menjadi 2-0, ketika memasuki menit ke-35. Margin dua gol yang bisa dipertahankan skuad Persela hingga turun minum.

“Anda kan sudah lihat sendiri, bagaimana fisik pemain kami masih lemah. Fisik pemain masih terlihat kedodoran, utamanya di babak kedua. Kami tak bisa pungkiri itu, alasannya kenyataan di lapangan demikian,” ungkap Edu-sapaan bersahabat Eduard Tjong kepada Goal Indonesia seusai pertandingan.

Akibatnya, Gresik United yang di interval pertama tertinggal dua gol, alhasil bisa membalas sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Adalah striker absurd anyar Gresik United Pape Latyr N’diaye, yang sukses mencatatkan namanya di papan skor. Masing-masing pada menit ke-60 dan satu menit berselang.

Dua gol Pape, sesungguhnya tidak perlu terjadi, andai saja lini pertahanan Laskar Joko Tingkir sanggup lebih hening dalam melaksanakan koordinasi. Namun, alasannya kesalahan yang dilakukan barisan pertahanan Persela, khususnya posisi stopper yang dihuni Suroso dan Zaenal Abidin, menciptakan Pape leluasa membombardir gawang yang dikawal Choirul Huda.

“Persoalannya ya sama, kondisi fisik yang mulai drop, sehingga menciptakan kontrol bola juga menjadi tidak sempurna. Ke depan, ini akan menjadi materi penilaian bagi saya sebelum laga selanjutnya,” terangnya.

Meski demikian, Edu tidak mau menyalahkan 100 persen para pemainnya. Ia menyadari dengan persiapan yang cukup mepet dibandingkan kontestan lain, masuk akal kalau para pemain Persela belum mencapai peak performance-nya.

“Dibanding Gresik, persiapan kami sebelum Piala Gubenur kali ini lebih singkat. Kami gres berlatih bersama sepuluh hari yang lalu, masuk akal kalau kondisi pemain belum berada dalam kondisi normal. Semoga saja dengan recovery yang cukup panjang sebelum lawan PSM [Makassar], kami bisa benahi kekurangan ini,” papar mantan arsitek Persiba Bantul tersebut.

Beruntung Persela akan memainkan laga selanjutnya di Grup C dengan menghadapi PSM, Jumat (20/12), dengan venue tetap di Stadion Surajaya, sehingga Edu cukup memiliki waktu untuk membenahi kondisi fisik para punggawa Laskar Joko Tingkir.


Source: Goal.com

Terbaru Gustavo Lopez Jual Temannya Ke Persela

BLOG LAMONGAN - Kapten Persela Lamongan demam isu lalu, Gustavo Lopez, sekarang berseragam Arema Cronous untuk Liga Super Indonesia (LSI) demam isu depan.

Kepindahan ini pun dilakukan Lopez secara baik-baik. Artinya Lopez sudah pamitan kepada administrasi Persela.

Tak hanya sekedar pamitan, gelandang asal Argentina ini juga sempat 'menjual' sahabat senegaranya kepada Persela.

Lopez berharap, sahabat senegaranya ini dapat bermain bersama tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini.

"Lopez sudah pamitan. Bahkan ia sempat mengatakan temannya kepada Persela. Ya Lopez berharap, temannya ini cocok dengan Persela," tegas Didik Ludiyanto, ajun instruktur Persela, kepada Surya(Tribunnews.com Network), Senin (16/12/2013).

Namun sayang, Didik belum mengetahui secara detail identitas sahabat Lopez ini.

Yang jelas, sahabat Lopez ini pernah merumput bersama klub sepakbola asal Singapura, serta belum pernah mencicipi kompetisi sepakbola di Indonesia.

"Dia belum pernah bermain di Indonesia, tapi kata Lopez, ia pernah bermain di Singapura," kata Didik.

Perihal usulan dari Lopez ini, Persela pun tidak akan gegabah dalam mengambil keputusan.

Setiap pemain yang akan direkrut, apalagi pemain gila debutan, ia harus mengikuti serangkaian seleksi.

"Ya dilihat nanti sajalah apakah ia cocok dan memang diharapkan Persela atau tidak," pungkas Didik.


Source: TRIBUNNEWS.COM

Senin, 16 Desember 2013

Terbaru Persela Siap Beri Kejutan Di Piala Gubernur

- Sembilan tim akan bentrok di Piala Gubernur 2013. Masing-masing tim sudah melaksanakan persiapan matang dan tidak mengecewakan panjang. Hal ini berbeda dengan Persela Lamongan yang melaksanakan persiapan seadaanya dan sangat singkat. Persela gres melaksanakan latihan perdana pada 4 Desember 2013 silam.

Namun, meskipun demikian, Laskar Joko Tingkir siap menunjukkan kejutan di Piala Gubernur ini. Persiapan yang singkat dan mendadak ini tak menyurutkan ambisi Persela untuk mempertahankan gelar juara di turnamen ini.

Di berkelahi perdana, Persela akan menjamu Persegres Gresik United di Stadion Surajaya Lamongan, Senin (16/12/2013).

    “Persiapan Persegres lebih usang ketimbang Persela. Namun, kami yakin, Persela dapat berbuat banyak di Piala Gubernur tahun ini. Kami siap menunjukkan kejutan,” tegas Didik Ludiyanto, tangan kanan instruktur Persela, Minggu (15/12/2013).

Meskipun belum mengontrak satu pemain pun, Persela akan mengandalkan pilar-pilarnya yang membela Persela di ekspresi dominan lalu. Sebut saja kiper Khoirul Huda, pemain Timnas senior ini akan diplot menjaga gawang Persela dan memimpin rekan-rekan setimnya.

    “Selain Huda, kami masih punya Taufiq Kasrun di lini belakang, Zaenal Arifin di lini tengah, serta kejutan di lini depan yang akan diisi striker asing. Pablo Azcurra (Argentina) juga akan dimainkan sebagai playmaker,” papar Didik.

Terkait tiga punggawa Persela yang sekarang berseragam Persegres; Jimmy Suparno, Dedi Indra, dan Fajar Handika, Persela tidak seberapa merisaukannya. Sebaliknya, hal ini justru menciptakan Persela mempunyai keuntungan.

    “Kami sudah paham dengan tipikal Jimmy, Dedi, dan Fajar. Pemahaman inilah yang kami jadikan laba untuk memetakan kekuatan Persegres,” kata Didik.

Demi memetik hasil maksimal di berkelahi perdana melawan Persegres, Laskar Joko Tingkir membiasakan diri dengan suasana malam hari. Pasalnya, berkelahi ini akan dilakukan malam hari.

    “Kami latihan malam hari, hal ini untuk pembiasaan dengan suasana pertandingan di malam hari,” imbuh Didik.

Source: Surya Online

Senin, 25 November 2013

Terbaru Semen Padang Klaim Samsul Bakir Sepakati Nilai Kontrak

- Manajemen Kabau Sirah masih menunggu kedatangan Samsul yang sedang mengunjungi orang tuanya di Bojonegoro.

Direktur PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP) Erizal Anwar mengklaim telah mencapai komitmen nilai kontrak secara verbal dengan striker Persela Lamongan Samsul Arif.

Samsul menjadi nama paling mencuat dalam bursa transfer di Indonesia. Sebelumnya diwartakan, tim promosi Persebaya Surabaya juga mengaku sudah mencapai komitmen dengan Samsul, dan sedang menunggu kedatangan striker tim nasional Indonesia itu.

Penantian serupa juga dilakukan Semen Padang. Menurut Erizal, dikala ini administrasi tinggal menunggu kedatangan pemain berusia 28 tahun itu di Padang untuk melaksanakan prakontrak. Samsul dikala ini minta izin pulang ke Bojonegoro.

“Kita sudah deal soal nilai kontrak bersama Samsul Arif, namun beliau masih belum dapat ke Padang,” terperinci kepada Goal Indonesia.

"Dia izin dulu ke orang tuanya. Mudah-mudahan dalam waktu satu, atau dua hari ini sudah dapat ke Padang untuk melaksanakan penandatanganan prakontrak.”

Bila Samsul sudah membubuhkan tanda tangannya, maka sudah 21 pemain yang diikat Semen Padang. Sebelumnya, Valentino Telaubun, Slamet Nurcahyo, dan Ezzequiel Gonzales sudah setuju bergabung.

Sebelumnya, instruktur Jafri Sastra mengatakan, untuk kompetisi liga unifikasi Indonesia Super League (ISL) 2014, beliau membutuhkan sebanyak 25 sampai 26 pemain. Itu berarti, Semen Padang masih mencari lima pemain lagi.

“Untuk lima pemain lainnya, kita akan fokus merekrut pemain muda usia, dan potensial. Beberapa nama sudah kita dekati. Tunggu saja jadinya nanti,” tambah Erizal.

Sementara itu, semenjak memulai latihan perdana 18 November lalu, para pemain yang sudah diikat Semen Padang terus berdatangan ke mess tim, dan bergabung latihan. Yang terbaru bergabung yaitu Esteban Gabriel Vizcarra dan Hendra Adi Bayauw, Jumat (22/11).

“Kita minta pemain yang sudah deal dengan manajemen, paling lambat selesai pekan ini sudah bergabung semua. Karena 25 November, kita sudah masuk latihan teknik dan strategi,” ucap Jafri Sastra.

Source: Gol.com

Terbaru Fandi Eko Utomo & Samsul Cerdik Bantah Gabung Persebaya Surabaya

- Fandi dan Samsul menegaskan sampai dikala ini belum menandatangani kontrak dengan Persebaya.

Duo Persela Lamongan, Fandi Eko Utomo dan Samsul Arif membantah telah resmi menjadi bab dari skuat Persebaya Surabaya di Indonesia Super League (ISL) demam isu mendatang.

Sebelumnya diwartakan, Fandi dan Samsul diklaim sudah bergabung dengan Persebaya. Namun kedua pemain ini menegaskan, mereka belum menandatangani kontrak dengan administrasi Bajul Ijo.

“Sampai dikala ini saya belum tanda tangan kontrak dengan tim mana pun. Saya juga belum tahu soal itu,” tutur Fandi dikala dihubungi Goal Indonesia.

Fandi merupakan putra dari legenda Persebaya Yusuf Ekodono. Yusuf begitu berhasrat biar sang anak mengikuti jejaknya mengenakan jersey Persebaya di demam isu depan. Fandi sendiri sempat mengaku bimbang menentukan antara bertahan di Persela, atau hengkang ke Persebaya.

Seperti halnya Fandi, Samsul yang digadang bakal menjadi bomber andalan Persebaya juga menyatakan tentang yang sama. Mantan bomber Persibo Bojonegoro ini juga menegaskan, dia belum meneken kontrak bersama tim mana pun, termasuk Persebaya.

“Belum, belum. Saya belum teken kontrak dengan tim mana pun, termasuk juga Persebaya,” ungkap Samsul.

Persela sendiri harus rela kehilangan dua bintangnya tersebut yang sekarang menjadi incaran banyak klub di Indonesia. Tak hanya harus rela kehilangan, Laskar Joko Tingkir juga harus menyiapkan antisipasi untuk mencari pengganti dua pemain tersebut.

“Kami akan menambah pemain untuk posisi striker dan gelandang sebagai antisipasi beberapa pemain yang tidak berjodoh,” kata ajun instruktur Persela Didik Ludiyanto.

Namun Didik mengaku tidak sepenuhnya berwenang dalam menentukan pemain gres yang akan direkrut. Pasalnya, semua keputusan ada di tangan administrasi Persela dan instruktur kepala. Namun, sampai sejauh ini Persela belum mempunyai sosok instruktur kepala baru.

“Penambahan pemain di posisi striker dan gelandang harus disetujui manajemen, instruktur kepala, dan tentu saja harus sesuai dengan kemampuan finansial tim,” ucapnya.

Didik menambahkan, lebih dari separuh komposisi pemain yang membela Persela di demam isu kemudian akan dipertahankan untuk tahun depan. Untuk mempertahankan mereka, Persela harus mengambil langkah cepat jikalau tidak ingin pemainnya hengkang ke klub lain.

“Sebanyak 60 persen pemain demam isu kemudian akan dipertahankan. Kami terus melaksanakan komunikasi dengan para pemain. Tapi jujur, semua harus direalisasikan secara cepat, biar pemain tidak hengkang ke klub lain,” tutup Didik.

Source: Gol.com

Jumat, 07 Juni 2013

Terbaru Persela Punya Misi Berat Di Jalak Harupat

- Demi menghindari zona degradasi, skuat Persela Lamongan wajib mendulang poin ketika berkunjung ke markas Pelita Bandung Raya (PBR), di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (8/6). Namun misi ini diprediksi takkan berjalan mudah, karena tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut, takkan diperkuat oleh dua andalannya di lini tengah.

Kedua pilar lini tengah Persela yang bakal bolos pada laga kontra PBR adalah, Oh Inkyun dan Jimmy Suparno. Otomatis, mereka berdua hanya sanggup menyaksikan rekan-rekannya berjibaku dari pinggir lapangan, karena harus menjalani eksekusi akumulasi kartu.

“Semua kemungkinan sanggup saja terjadi. Absennya Jimmy dan Inkyun, tentunya akan menciptakan komposisi pemain berubah, dan kami harus melaksanakan rotasi pemain. Mengenai siapa yang bakal turun menggantikan Jimmy dan Inkyun, yang terperinci mereka yang siaplah yang akan saya mainkan,” ucap instruktur caretaker Persela Didik Ludiyanto.

Guna menambal posisi lowong yang bakal ditinggal oleh Jimmy dan Inkyun di lini tengah, Didik sekarang terus mematangkan Fajar Handika, Radikal Idealis, Zaenal Arifin, dan darah muda Fandi Eko Utomo.

Merekalah yang akan mengemban kiprah berat di sektor gelandang, guna menunjang performa sang kapten Gustavo Lopez. Zaenal Arifin sudah menerangkan kapasitasnya, kala berhasil menggantikan posisi Inkyun ketika absen. Begitu pula dengan Fandi Eko Utomo, yang berhasil tampil baik ketika menggantikan Jimmy.

“Apakah kedua pemain ini (Zaenal Arifin dan Fandi Eko Utomo, red) yang nantinya akan saya mainkan? Semua tergantung pada kondisi terakhir. Saya tidak mau memprediksi lebih awal, tapi yang niscaya siapa yang siap dimainkan, itu yang akan saya turunkan nantinya,” terang Didik. 

Di klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) demam isu ini, Gustavo Lopez dkk masih menghuni peringkat ke-13 dengan raihan 24 poin. Itu artinya, Laskar Joko Tingkir hanya berselisih tujuh poin dari juru kunci, yang ketika ini masih dihuni oleh PSPS Pekanbaru. Poin 17 yang dikumpulkan PSPS, sama dengan torehan Persidafon Dafonsoro yang berada satu strip di atasnya.

“Lawan PBR harus menang, tak peduli berapa skornya, yang penting menang. Hanya kemenangan, yang sanggup menyelamatkan posisi kami di klasemen! Banyak hal yang harus diwaspadai dari PBR, dan saya instruksikan kepada bawah umur untuk main normal dengan mengandalkan serangan balik,” bebernya.

PBR sendiri sempat menorehkan hasil sensasional di dua laga away-nya, sebelum ditekuk Persepam Madura United (P-MU) dengan skor tipis 0-1 di kandangnya. Dalam dua lawatan sebelum lawan Persepam, PBR sempat menahan imbang Persipura di Jayapura dan Persiwa di Wamena, masing-masing dengan skor 1-1.

“Itu juga yang wajib kami waspadai (hasil faktual di dua laga away). Spirit kemenangan Persepam, akan kami tiru untuk menerima poin maksimal di sangkar PBR. Kalau Persepam bisa, kenapa kami tidak?” koar Didik. Jika Persela sekarang berada di peringkat ke-13, maka PBR menguntit di posisi ke-15. Dua tim ini juga hanya berselisih satu poin (Persela 24 poin, PBR 23 poin), meski Laskar Joko Tingkir memainkan satu laga lebih sedikit ketimbang PBR.


Source: Goal

Rabu, 05 Juni 2013

Terbaru Persela Lamongan Coba Hindari Posisi Terbawah

BLOG LAMONGAN - Persela Lamongan masih dalam posisi rawan di papan klasemen Indonesia Super League (ISL). Setelah Persegres Gresik United mencatat kemenangan atas Persib Bandung, posisi Persela melorot ke posisi 13 dengan koleksi 24 poin. Posisi ini masih cukup genting bagi Laskar Joko Tingkir. 

Tak heran kalau pertandingan kontra Pelita Bandung Raya (PBR) selesai pekan ini dijadikan kesempatan untuk memperbaiki posisi. Persela disebut-sebut berpeluang besar mendapat kemenangan di Bandung kalau melihat hasil pertandingan sebelumnya kala PBR menjamu Persepam Madura United. 

Persepam secara mengejutkan mencuri tiga angka dari PBR selesai pekan kemudian lewat laga yang berakhir dengan skor 0-1. Mengintip sejarah, Persela selalu sanggup meraih hasil maksimal di pertandingan yang sebelumnya dimenangi Persepam. Dua kemenangan tandang Persela menunjukan itu. 

Di putaran pertama, Persela menang atas tuan rumah Persija Jakarta di Stadion Manahan, Solo. Sebelumnya, Persepam terlebih dulu menang menghadapi lawan yang sama. Saat Laskar Joko Tingkir mengalahkan Persita Tangerang 0-3 beberapa pekan lalu, Persepam sebelumnya juga memetik hasil konkret di sana. 

Catatan sejarah itulah yang menciptakan Persela pantas optimistis sebelum berangkat ke Bandung. “Persepam memang efektif ketika mengalahkan PBR. Itu menunjukan PBR sanggup dikalahkan di kandangnya. Saya optimistis belum dewasa sanggup mendapat poin ibarat yang dilakukan Persepam,” ucap Pelatih Caretaker Persela Didik Ludiyanto. 

Namun beliau mengingatkan semoga timnya tidak keburu jumawa dengan catatan negatif PBR kala menghadapi Persepam. Didik ingin timnya sanggup bermain minimal ibarat kala merontokkan Persita Tangerang. Terpenting lagi yakni konsentrasi meperbaiki peringkat di papan klasemen. 

Setelah Persegres dan Persepam meraih kemenangan di laga sebelumnya, tim pujian LA Mania tertinggal dari dua tim tetangganya itu. “Posisi kami belum kondusif dan sanggup dikata masih genting. Tanpa mendapat poin akan menyulitkan posisi kami dan itu sebisa mungkin harus dihindari,” tambah Didik. 

Persela Lamongan menjalani libur sekitar dua pekan dan itu menjadi laba alasannya yakni tim dalam kondisi bugar. Didik mencatat tidak ada hambatan berarti di masa libur ini alasannya yakni semua pemain dalam kondisi bagus. Dirinya tinggal mempertahankan mood bertanding pasukannya. 

Persela sendiri secara rekor bahwasanya tidak bagus-bagus amat di dua pertandingan terakhir. Setelah tampil gagah mengalahkan Persita Tangerang 0-3, dua pertandingan home lawan Arema Cronous dan Persegres Gresik di Stadion Surajaya, Lamongan, dilalui tanpa angka sempurna. 

Tak berlebihan kalau Didik masih meminta timnya berhati-hati ketika berkunjung ke markas PBR selesai pekan ini. Sebab PBR sebelum dikalahkan Persepam juga bermain apik dengan menjungkalkan tim-tim asal Papua, salah satunya menahan pemuncak klasemen Persipura Jayapura. (Kukuh Setiawan/Koran SI/min)

Source: Okezone.com

Senin, 04 Maret 2013

Terbaru Bangku Instruktur Persela Mulai Panas

BLOG LAMONGAN - Stadion Surajaya, Lamongan, alhasil menjadi daerah yang kurang nyaman bagi Pelatih Persela Gomes de Oliviera. Kembali gagal mempersembahkan kemenangan, Surajaya mulai 'membara' oleh ketidaksabaran LA Mania, supporter fanatik Persela Lamongan.

Nyanyian yang meminta pergantian instruktur di tabrak kontra Persisam Samarinda yang berkesudahan 1-1, Sabtu (2/3), menjadi nada paling sumbang di indera pendengaran Gomes. Ini seakan menjadi sinyal awal bahwa posisinya sebagai arsitek tim Laskar Joko Tingkir mulai tidak aman.

Tampil di atas lapangan berlumpur, Persela tidak bisa memanfaatkan momentum sebagai tuan rumah. Gol tim biru bahari yang diciptakan Zaenal Arifin juga bukan melalui denah permainan yang baik, melainkan buah blunder kiper Persisam Usman Pribadi yang gagal menghalau bola.

Kekecewaan sudah tidak bisa ditahan LA Mania yang harus mendapatkan timnya tersudut di zona degradasi. Namun nyanyian suporter sejauh ini belum menggulingkan posisi pelatih. Paling tidak belum ada gejala administrasi Persela mencari sosok alternatif pengganti Gomes.

“Kami konsentrasi pada pembenahan tim dan belum berpikir ke sana (pergantian pelatih). Jujur saja ada banyak aspek yang harus kami pertimbangkan. Tentu ada hal nyata dan negatif ke depannya kalau terburu-buru mengganti pelatih. Itu yang harus ikut dipikirkan,” jelas Asisten Manajer Persela Yuhronur Efendi.

Manajemen Persela memang terhitung sangat sabar menyikapi kinerja Gomes sejauh ini. Walau belum bisa mengangkat prestasi tim sesuai target, posisi instruktur asal Brasil itu masih belum terusik. Yuhronur lebih melihat aspek yang harus dibenahi di tim, contohnya fisik pemain.

Menyikapi bunyi suporter yang mulai gundah dengan kepemimpinan Gomes, Yuhronur sangat bisa memaklumi alasannya yaitu LA Mania tiba ke Surajaya untuk melihat timnya menang. “Kami anggap itu aspirasi dari supporter. Tapi bagaimana pun kami harus berupaya tidak panik dalam melihat problem di tim,” tuturnya.

Sementara, Gomes sendiri tidak ambil pusing dengan nyanyian suporter yang menyudutkan dirinya. Dia hanya meratapi tindakan tersebut dengan alasan suporter idealnya menawarkan sumbangan kepada tim sampai pertandingan usai. “Saya tak merasa terganggu. Tapi harusnya mereka terus mendukung tim,” ungkap Gomes.

“Pemain di lapangan sudah berupaya keras untuk meraih kemenangan dan itu harus dihargai. Hasil tamat memang tidak manis buat kami, tapi itu sudah melalui usaha maksimal,” papar Gomes de Oliviera. Gomes juga menuturkan dirinya masih belum mengalah untuk membawa Persela lebih baik.

Dari taktik di lapangan, ada satu fakta menarik di lapangan tengah Persela Lamongan. Gomes terlihat masih terus melaksanakan eksperimen dalam menempatkan gelandang bertahan sebagai tandem playmaker Gustavo Lopez. Hingga pertandingan kedelapan, sudah empat pemain yang bergantian menempati posisi ini.

Di awal kompetisi kemudian Catur Pamungkas menjadi pilihan utama. Ketika permainannya menurun, kiprahnya sempat tergeser Dhanu Rosade. Setelah Dhanu kurang meyakinkan, Gomes pernah menurunkan pemain muda Fandi Eko Utomo. Tidak juga berhasil, giliran Fajar Handika yang betugas mendampingi Gustavo Lopez.

Bongkar pasang itu menunjukkan Gomes masih belum menemukan formula terbaik di lapangan tengah. Setelah kehilangan Gede Sukadana ke Arema Cronous, Persela lemah di posisi ini. Menariknya, keempat pemain yang telah dicoba itu belum pernah mendapatkan posisi reguler di kompetisi level tertinggi.


Source: Okezone

Sabtu, 12 Januari 2013

Terbaru Persela Tetap Bidik Papan Atas

- Menjadi satu-satunya tim Jatim yang sukses menembus empat besar Liga Super Indonesia (LSI) animo lalu, Persela Lamongan tidak puas.

Musim ini, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir mencoba menaikkan sasaran yaitu menembus papan atas kompetisi guna menjaga gambaran sebagai klub dengan jadwal training dan raihan prestasi terbaik.

Meski mengalami transisi dari instruktur Miroslav Janu ke tangan Gomes di Oliveira, kekuatan Persela masih relatif sama menyerupai animo lalu. Keberadaan pemain absurd sekelas Gustavo Fabian Lopez, Mario Costas, Roman Golian plus kiper Khoirul Huda masih menjadi sumbu kekuatan Persela tahun ini.

“Kami mencoba untuk menjaga diri biar beredar di papan atas. Itu merupakan bab dari misi training dan menunjukkan gengsi persepakbolaan Lamongan kepada masyarakat Indonesia,” kata Asisten Manajer Persela, Yurohnur Efendi, Selasa (8/1).

Yurohnur yakin bahwa animo ini Persela masih dapat berbicara banyak di sepak bola Indonesia. Salah satu bukti masih solidnya tim pujian warga Lamongan itu, yaitu dikala mempertahankan trofi Piala Gubernur 2012, dengan kemenangan 2-0 atas tim bertabur bintang, Arema Malang.

Berkekuatan 25 pemain, tim gres namun berwajah lawas Persela dijadwalkan akan di-launching 13 Januari mendatang. "Kalau misi jangka panjang, syukur-syukur para pemain Persela semakin diakui kualitasnya, dan dapat mewarnai Timnas Indonesia," ia menambahkan.

Acara yang akan memperkenalkan kembali para pemain dan jersey gres Persela itu diadakan di Alun-Alun Pemkab Lamongan, dan digelar secara sederhana bersama LA-Mania, fans sepak bola Lamongan.


Source : Tribunnews

Terbaru Persela Kontrak Pemain Tuntas

BLOG LAMONGAN – Setelah dua demam isu kemudian menggandeng apparel Reebok, pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2013, ketika ini Persela Lamongan secara resmi akan menggandeng perusahaan alat olahraga Diadora.

“Suatu kehormatan sekaligus kebanggaan, alasannya hanya Persela satu-satunya tim ISL yang dipercaya menggunakan apparel Diadora pada kompetisi ISL kali ini,” kata Asisten Manajer Persela, Yuhronur Efendi, kemarin (11/1).

Menurut dia, perusahaan alat olahraga dari Italia tersebut akan menyediakan jersey pemain dan instruktur mulai ujung rambut hingga ujung kaki. Seperti topi, jaket, kaos tubruk maupun santai, hingga kaos kaki, tas dan lain-lain. Kecuali sepatu. Sebab, setiap pemain mempunyai kekhususan terhadap brand tertentu. “Saat launching Minggu nanti (besok, Red), sekaligus akan diperkenal kostum Persela yang gres dari Diadora, baik kostum ketika tubruk home maupun away,” ungkapnya.

Sekkab Lamongan itu menambahkan, launching Persela dipastikan akan dihelat pada Minggu, 13 Januari 2013 di Alun-Alun Lamongan pada pukul 08:00. “Launching tersebut dibutuhkan menjadi spirit tersendiri bagi skuad Persela sebelum memulai menghadapi kompetisi ISL demam isu ini,” tuturnya.

Yuhronur menambahkan, para pemain tim berjuluk Laskar Joko Tingkir yang berjumlah 26 orang juga telah seluruhnya melaksanakan teken kontrak dengan administrasi Persela.

“Berarti sudah tidak ada ganjalan lagi, sehingga para pemain tinggal menawarkan semangat dan kemampuannya yang tinggi untuk membawa Persela berada di papan atas lagi pada demam isu kompetisi ISL kali ini,” tukasnya.

Wakil Sekretaris Persela, Muji Santoso menambahkan, kerjasama Persela dengan Diadora tersebut tidak berbentuk uang, tapi berupa tukar barang barang perlengkapan tim.

“Total ada 1.718 item perlengkapan tim yang akan dilengkapi oleh diadora,” ungkapnya.

Senin, 31 Desember 2012

Terbaru Piala Gubernur Menjadi Tropi Tetap Milik Persela

Tropi Bergilir Piala Gubernur Menjadi Tropi Tetap Milik Persela.

– Dendam Persela Lamongan atas Arema Cronous Malang (Arema Indonesia, Red) terbayar lunas.

Tim asuhan Gomes de Oliviera itu berhasil membikin aib tim tuan rumah di hadapan puluhan ribu suporter setianya, Aremania, dengan skor 0-2 di final Piala Gubernur Jawa Timur X 2012 di Stadion Kanjuruhan Malang, kemarin (30/12) sore.

Dua gol kemenangan tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut semua tercipta di babak kedua. Samsul Arif membuka gol pada menit 71. Sepuluh menit lalu disusul gol Mario Costas.

Atas kemenangan ini, Aremania sempat mengutarakan kejengkelannya dengan menyuarakan yel-yel proteksi kepada Persela. Bahkan, sempat mencuat tuntutan semoga instruktur Arema, Rahmad Darmawan, diganti.

Dengan kemenangan ini, Persela berhak mempunyai tropi Piala Gubernur Jawa Timur secara tetap. Karena tim pujian warga Lamongan tersebut mencatat tiga kali juara berturut-turut alias hat-trick juara.

Kemenangan atas Arema kemarin sore sekaligus menjawab anggapan banyak orang yang sebelumnya memprediksi Persela akan dikalahkan Arema di sabung final. “Kita sebelumnya sudah optimistis. Jika bawah umur bermain sesuai instruksi, sabar dan disiplin, kita semua yakin bisa menandingi Arema,” kata instruktur Persela Gomes, seusai pertandingan.

Menurut dia, disiplin ialah modal utama. Terbukti, Arema terlihat sempat putus asa dikala tidak bisa menerobos kawasan pertahanan Persela. Berulangkali kesempatan emas yang diciptakan semuanya gagal membuahkan gol.

“Ini sebab semenjak awal kita sudah menginstruksikan semoga Beto dan Gonzales dimatikan. Jangan hingga diberi ruang bebas sehingga mereka leluasa mendapat bola. Anak-anak menjalankan arahan dengan baik, sehingga apa yang kita inginkan bersama tercapai,” sambung ajun instruktur Didik Ludiyanto.

Gomes sendiri mengiyakan anak asuhnya bermain sesuai latihan. Pada babak pertama Persela juga sempat mempunyai sejumlah peluang emas. Tendangan Costas dan Samsul sempat membentur tiang gawang dikala pertandingan berjalan 30 menit.

Karena Arema terlihat frustasi, Gomes pun di babak kedua menginstruksikan semoga anak asuhnya bermain cepat dengan pressing ketat. Jurus ini sangat jitu. Arema yang didukung sekitar 20 ribu suporternya terlihat sangat tertekan. Gawangnya sering terancam dan terbukti bobol sesudah Samsul, mantan pemain Persibo Bojonegoro berhasil menjebol gawang Arema.

Kecolongan satu gol menciptakan permainan Arema tambah kacau. Ini dimanfaatkan dengan baik oleh Gustavo dkk dengan memeragakan permainan cepat. Terakhir umpan Gustavo berhasil dimanfaatkan Costas dengan bagus, sehingga gawang Arema kembali bobol. Skor 0-2 untuk Persela bertahan hingga pertandingan usai.

Terbaru Persela Angakt Trofi Juara Piala Gubernur Jatim 2012

Kado Manis Akhir Tahun
Pada pertandingan yang dilaksanakan di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (30/12), Persela menang 2-0 atas tuan rumah Arema.

Trofi juara turnamen Piala Gubernur Jawa Timur (Jatim) 2012, terasa begitu anggun bagi kubu Persela Lamongan. Raihan piala di turnamen ini, diibaratkan oleh para petinggi klub berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut sebagai kado anggun selesai tahun.

Hal itu diungkapkan oleh manajer Persela Lamongan, Debby Kurniawan. Ia menyatakan, kalau trofi ini yaitu kado Istimewa selesai tahun, sekaligus spirit bagi skuat Persela dalam menyambut kompetisi Indonesia Super League (ISL) animo 2012/13.

“Akhirnya di luar dugaan kami bisa menang di sangkar Arema, sebuah prestasi yang luar biasa. Tapi jangan lupa, ini kan turnamen pra-musim. Kaprikornus setidaknya, ini bisa dijadikan lecutan semangat untuk menyambut kompetisi animo 2012/13. Namun yang terpenting ketika ini adalah, juara ini kado anggun selesai tahun,” ungkap Iwan-sapaan bersahabat dari Debby Kurniawan kepada Wartawan.

Pada pertandingan yang dilaksanakan di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (30/12), Persela menang 2-0 atas tuan rumah Arema. Dua gol Persela disumbang oleh Samsul Arif pada menit ke-71, dan Roman Gollian di menit ke-81. Keunggulan dua gol, yang berhasil dipertahankan oleh Laskar Joko Tingkir sampai pertandingan usai.

“Sebuah kerja keras yang patut diapresiasi, semua pemain layak mendapatkannya. Dengan kondisi mirip ini, saya rasa takkan ada penambahan pemain lagi. Karena, tim ini tampaknya sudah solid dan siap menyambut kompetisi ISL animo depan,” sambungnya.

Yuhronur Effendi yang menjabat sebagai ajun manajer menambahkan, kalau pihaknya juga tidak lupa berterima kasih kepada seluruh jajaran, baik pemain, pelatih, pengurus, maupun para suporter yang sudah rela tiba jauh-jauh untuk mendukung tim kesayangannya. Diperkirakan ada sekitar 500-an LA Mania-sebutan bagi suporter Persela, yang tiba menyaksikan secara eksklusif di Stadion Kanjuruhan.

“Sukses ini selain dipersembahkan kepada Kabupaten Lamongan, guna melengkapi prestasi olahraga selama tahun 2012. Juga kami persembahkan kepada seluruh LA Mania, terutama bagi mereka yang tiba langsung, menyaksikan usaha Persela merebut trofi ini di Stadion Kanjuruhan Malang,” tutur Yuhronur.

Sebagai pemenang dalam turnamen kali ini, selain menerima trofi Piala Bergilir, Persela juga menerima hadiah uang tunai sebesar Rp75 juta. Di samping itu, keluarnya Persela menjadi juara kali ini, juga melengkapi daftar torehan mereka di ajang ini menjadi sebanyak lima kali. Tiga kali di antaranya, bahkan dilakukan secara hattrick alias tiga kali berturut-turut.



Source: Goal

Selasa, 18 Desember 2012

Terbaru 4 Pemain Gila Persela Tolak Main

4 Pemain Asing Persela Tolak Main, 1 Pemain Asing Ikut Seleksi

– Empat pemain absurd Persela Lamongan menolak tampil di adu perdana ajang Piala Gubernur Jawa Timur 2012. Laga tersebut bakal di helat seminggu lagi. Persisnya mulai 24 Desember mendatang.

Gustavo Fabian Lopez, Mario Alejandro Costas, Roman Golian serta Inkyun Oh keberatan tampil alasannya adu perdana tersebut bertepatan dengan hari Natal.

“Kita tidak dapat main. Kita mau semua mengerti mengapa kita tidak main nanti. Karena kita harus natalan. Istri dan anak aku gres tiba (hari ini, Red) dari Argentina ingin merayakan Natal bersama,” kata Gustavo, usai latihan di Stadion Surajaya Lamongan, kemarin (17/12) sore.

Pelatih Gomez berharap soal itu ada jalan keluarnya. Sebab Persela bakal tampil pincang tanpa empat legiun absurd tersebut. “Kita semua berharap hal ini dapat diinformasikan kepada panitia, dan dapat berubah jadwal pertandingan,” imbuhnya.

Sementara itu, ajun manajer Persela, Yuhronur ketika dikonfirmasi menyampaikan Persela sekarang sedang menginformasikan Permasalahan itu kepada panitia Piala Gubernur. “Bagaimanapun kita juga harus menghormati umat beragama lain. Tapi, bila ternyata nantinya tidak dapat berubah ya kita tidak tahu,” tandasnya.

Persela Lamongan kemarin (17/12) kedatangan seorang pemain asal Korea Selatan untuk mengikuti seleksi. DIa yaitu Han Sang Min. Seperti yang diharapkan, pemain se-negara dengan Inkyun Oh itu bermain di posisi stoper. Dia Datang eksklusif mengikuti aktivitas latihan pagi dan sore.

Sekilas, penampilan Han, sapaan akrabnya, ketika latihan kemarin cukup lumayan. Dia mempunyai power dan ketenangan dalam bermain diposisi benteng pertahanan tersebut. Selain itu, sesekali lugas dan berani. “Kita lihat saja dulu, sekilas beliau memang lumayan,” kata instruktur Persela, Gomez Oliviera.

Han, sebelumnya pernah bermain di kancah persepakbolaan Indonesia. Yakni dua ekspresi dominan di Persema Malang, tepatnya pada 2009 bersama Suroso, stoper lokal yang ekspresi dominan kemudian memperkuat Persela. Di negaranya sendiri, Han juga pernah bermain di salah satu klub divisi utama. “Mudah-mudahan saja lebih manis lagi. Karena kita memang sedang butuh satu lagi pemain absurd asal Asia. Tapi, kita lihat dulu saja. Termasuk kesehatannya,” imbuhnya.

Sedang pemain lokal yang sebelumnya juga disebut-sebut akan datang, kemarin masih belum terlihat.

(Radar Bojonegoro, 18 Des 2012:40/JP)

Selasa, 04 Desember 2012

Terbaru Syamsul Berakal Kembali Merapat Ke Persela

- Syamsul Arif kembali merapat ke Persela. Kepastian itu ditandai dengan teken kontrak, Selasa (4/12/2012) di ruang loby Fadeli Bupati.

Pererutan Samsul ini terkesan mendadak. Sebab gres pulang dari Jakarta belum sempat pulang ke Desa Gayam Kec Ngasem Bojonegoro tapi eksklusif ketika mampir di salah satu rumah makan. Ternyata dalam pertemuan dengan pengurus Persela itu sebagai penegasan untuk membicarakan perekrutan pemain Persela.

Hasilnya di luar dugaan. Kedua pihak belah pihak sepakat. Mantan striker Persibo itu resmi bergabung di tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu.

Masuknya Syamsul ini semakin memperkuat skuad Persela. Karena sebelumnya Persela diperkuat pemain - pemain handal, ibarat Gustafo Lopes, Roman Gulian dan Inkyun Oh. Syamsul bahkan optomis akan bisa memperkuat Persela.

"Saya ingin menunjukkan yang terbaik untuk Persela,"kata Syamsul di depan sejumlah pengurus Persela, Manajer Persela Debby Kurniawan dan Asisten Manajer Yuhronur Efendi.

Samsul sendiri mengungkapkan ia sudah tidak ada ikatan dengan klub lamanya, Persibo Bojonegoro. Karena kontraknya sudah berakhir pada tamat Juli lalu. "Saya kembali ke Lamongan alasannya ingin menerima porsi main yang cukup dan bisa membawa Persela berprestasi," katanya merendah.

Sementara itu Bupati Fadeli memberi ucapan selamat datang. “Saya sampaikan selamat tiba kepada Samsul Arif di Persela. Kedatangan Samsul ini waktunya sangat sempurna menjelang Persela berlaga di Inter Island Cup di Malang nanti, “ ujar Fadeli.

Dia juga menandaskan kepastian Samsul bergabung dengan Persela berarti sekarang sudah ada tandem yang pas untuk striker Persela, Mario Costas. “Kini tinggal butuh pemain tengah untuk menjadi tandem Gustavo di tengah. Juga satu pemain gelandang dan bek kanan. Saya harap ini bisa dipenuhi tamat Desember ini sebelum kick off kompetisi ISL, “ paparnya.

Source: S-Online