This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Pelajaran IPS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelajaran IPS. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Januari 2018

Klasemen Konektivitas Antarruang Dan Waktu


Dalam suatu kejadian bisa dibahas dalam beberapa aspek, yaitu aspek ruang, aspek waktu, aspek kemasyarakatan, dan aspek budaya. Untuk mengerti wacana alam sekitar dan sikap masyarakat, maka harus diawali dengan kemampuan untuk memahami kekerabatan timbale balik antara ruang dan waktu. Untuk memahami keadaan alam dan acara penduduk, harus kita awali dengan memahami konsep konektivitas (keterkaitan) antara ruang dan waktu.

Ruang adalah tempat di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian (Sumaatmadja, 1981). Ruang tidak hanya sebatas udara yang bersentuhan dengan permukaan bumi, tetapi juga lapisan atmosfer terbawah yang memengaruhi permukaan bumi. Ruang juga meliputi perairan yang ada di permukaan bumi (laut, sungai, dan danau) dan di bawah permukaan bumi (air tanah) hingga kedalaman tertentu. Ruang juga meliputi lapisan tanah dan batuan hingga pada lapisan tertentu yang menjadi sumber daya bagi kehidupan. Berbagai organisme atau makhluk hidup juga merupakan pecahan dari ruang. Dengan demikian, batas ruang sanggup diartikan sebagai tempat dan unsur-unsur lainnya yang memengaruhi kehidupan di permukaan bumi.
Dalam suatu kelas di sekolah itu bias dikatakan sebagai ruang, yang terdiri atas dinding, bangku, kursi, papan tulis, lantai, langit-langit, dan lain sebagainya. Ruang bukan hanya tanah yang menjadi tempat berpijak, tetapi juga udara, air, batuan, hewan, dan sebagainya. Ruang juga bukan hanya udara yang kita hirup, tetapi juga lapisan lapisan di atasnya yang biasa disebut atmosfer. Sedangkan ruang yang berisi air atau cairan bias dicontohkan laut, danau serta sungai. Selain itu, juga ada air yang berada di bawah muka bumi yang disebut air tanah.
Setiap ruang di permukaan bumi mempunyai karakteristik atau ciri khas tertentu. Karakteristik inilah yang kemudian membuat keterkaitan antarruang di permukaan bumi. Contoh keterkaitan antarruang ialah sebagai berikut.
a.       Kampung A tidak pernah membuang sampah pada tempatnya, sedangkan kampung B selalu menjaga kebersihan, ibarat membuang sampah pada tempatnya dan melaksanakan kerja bakti setiap hari minggu. Kampung B selalu terlihat higienis tanpa ada sampah, bila ada sampah maka selalu ditaruh di tempatnya. Suatu dikala di kampung A terjadi banjir yang tidak mengecewakan tinggi. Air banjir di kampung A itu mengalir menuju ke kampung B melalui sungai, sehingga kampung B juga terkena banjir.
b.      Peristiwa banjir di Jakarta terjadi lantaran kerusakan hutan di tempat Bogor. Air hujan yang jatuh di tempat Bogor sebagian besar masuk ke sungai. Hanya sebagian kecil air hujan yang terserap oleh tanah di Bogor. Akibatnya, Jakarta terkena banjir yang airnya berasal dari wilayah Bogor.
c.       Ada perbedaan antara kota dan desa. Di kota segala akomodasi ada, sehingga penduduk desa berbondong-bondong pergi ke kota untuk bias menikmati segala akomodasi tersebut. Adanya perbedaan ruang yang lebih menguntungkan di kota, sehingga dalam waktu tertentu masyarakat desa akan pergi ke kota untuk menikmati akomodasi yang lebih lengkap di kota.

Contoh-contoh tersebut memperlihatkan adanya keterkaitan kejadian dan tanda-tanda antarruang. Suatu tanda-tanda atau kejadian pada suatu ruang tidak berdiri sendiri, tetapi akan terkait dengan tanda-tanda atau kejadian pada ruang lainnya.
 Aspek waktu ialah aspek yang berafiliasi dengan waktu, contohnya: Jakarta terjadi banjir pada tahun 2013. Peristiwa banjir tersebut terkait dengan ruang yaitu Jakarta, dan waktu yaitu tahun 2013. Konsep waktu dalam sejarah mempunyai arti masa atau periode berlangsungnya perjalanan dongeng kehidupan manusia.
Waktu dibagi menjadi 3 bagian, yaitu waktu lampau, waktu sekarang, dan waktu yang akan datang. Waktu lampau ialah waktu yang sudah berlalu, contohnya: pada tahun 1945 Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Pada tahun 1945 itu ialah waktu lampau/waktu yang sudah berlalu. Waktu kini ialah waktu yang sedang terjadi, maksudnya ialah detik kini ini yang sedang terjadi. Contohnya, pada dikala ini kau sedang berguru pelajaran IPS. Waktu yang akan dating ialah waktu yang suatu dikala nanti akan tiba. Contohnya, pada tahun 2045 nanti, Indonesia akan memperingati Hari Kemerdekaan yang ke-100.

Kisah masa lampau suatu masyarakat terjadi di suatu ruang. Ruang tersebut merupakan tempat kecil ibarat Rukun Tetangga (RT), sanggup juga meliputi wilayah yang lebih luas ibarat provinsi atau negara. Contohnya, kemerdekaan Indonesia terjadi pada tahun 1945. Kejadian ini terjadi pada waktu lampau yaitu tahun 1945 dan terjadi pada ruang seluruh negara yaitu Indonesia.

Ruang atau tempat dipakai insan sebagai tempat tinggal dan tempat melaksanakan interaksi antara satu dan yang lainnya. Mereka saling menyapa, menegur, berkenalan, dan saling memengaruhi. Manusia tidak sanggup hidup sendiri, lantaran insan ialah makhluk social Mereka selalu berafiliasi dengan insan lainnya. Hubungan tersebut tercermin dalam interaksi sosial. Interaksi sosial merupakan kunci dalam sendi-sendi kehidupan sosial lantaran tanpa interaksi, mustahil terjadi acara sosial. Interaksi sosial ialah hubungan-hubungan social yang dinamis, baik yang menyangkut kekerabatan antara individu dan individu, antara individu dan kelompok, maupun antara kelompok dan kelompok lain (Soekanto, 2003).

Manusia sebagai makhluk sosial sangat memerlukan orang lain untuk mengadakanhubungan sosial, sehingga terjadilah proses-proses sosial. Proses sosial adalah cara berafiliasi yang sanggup dilihat apabila orang perorangan dan kelompok-kelompok masyarakat atau individu saling bertemu dan memilih sistem serta bentuk-bentuk kekerabatan tersebut. Interaksi sosial mendasari acara insan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya satu dan lainnya. Dalam memenuhi kebutuhannya, insan membuat banyak sekali hal untuk membuat kehidupan mereka menjadi lebih baik. Mereka berbagi teknologi, nilai, dan norma untuk bergaul, berorganisasi sosial-budaya-politik, ilmu pengetahuan, dan banyak sekali lapangan kerja untuk mendapat kenyamanan dalam hidup. Dengan
kemampuan itu, insan melaksanakan perubahanperubahan
terhadap alam dan lingkungan tempat
tinggal mereka.
Interaksi sosial sanggup terjadi di pasar, dalam rapat, dan di mana saja. Interaksi sosial mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
a.       Interaksi sosial sanggup berlangsung apabila dilakukan oleh dua orang/kelompok dan adanya reaksi dari pihak lain.
b.      Adanya kontak sosial sebagai tahap pertama dan komunikasi sebagai pengantar interaksi.
c.       Bersifat timbal balik, positif, dan berkesinambungan.
d.      Adanya pembiasaan norma dan bentuk-bentuk interaksi sosial.
e.       Agar terjalin dengan baik, pola interaksi social harus menurut kebutuhan yang nyata,efektivitas, efisiensi, pembiasaan diri pada kebenaran, pembiasaan pada norma serta tidak memaksa mental dan fisik.

2. Kelangkaan
Dalam keadaan tertentu, insan tidak bisa mengubah alam dan lingkungan fisik untuk memenuhi apa yang mereka perlukan. Lingkungan fisik tempat tinggal mempunyai keterbatasan
tertentu untuk menghasilkan sumber daya yang mereka perlukan. Apa yang insan perlukan
dihasilkan oleh lingkungan lainnya. Sebaliknya, apa yang dihasilkan oleh lingkungan mereka dibutuhkan oleh insan di lingkungan lain. Sumber daya yang tidak merata antarwilayah sanggup mengakibatkan kelangkaan komoditas tertentu di suatu wilayah. Kelangkaan sanggup terjadi karena
sumber daya yang tersedia tidak sebanding dengan kebutuhan. Sumber daya alam jumlahnya terbatas, sedangkan kebutuhan insan tidak terbatas. Tidak terpenuhinya kebutuhan insan berarti munculnya duduk perkara pemenuhan kebutuhan yang disebut duduk perkara ekonomi. Masalah ekonomi muncul lantaran adanya kebutuhan insan yang tidak terbatas, sedangkan alat pemenuhan kebutuhan, berupa barang dan jasa terbatas adanya. Ketidakseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan alat pemuas kebutuhan disebut kelangkaan. Ketika masyarakat memerlukan minyak tanah, sedangkan minyak tanah tidak ada di pasaran, maka dikatakan minyak tanah mengalami kelangkaan. Demikian halnya pada ekspresi dominan kemarau banyak masyarakat memerlukan air, tetapi air sulit atau tidak sanggup dijumpai. Jika ada bahkan itu pun tidak mencukupi kebutuhan. Hal ini juga disebut sebagai kelangkaan. Terjadinya kelangkaan sanggup disebabkan lantaran beberapa faktor berikut ini.

a. Keterbatasan sumber daya
Alam memang menyediakan sumber daya yang cukup melimpah. Namun, tetap saja jumlahnya terbatas, apalagi bila insan mengolahnya secara sembarangan. Walaupun sumber daya tersebut sanggup diperbarui atau tersedia secara bebas, tetap saja akan berkurang dan usang kelamaan akan habis.

b. Perbedaan letak geografi s
Sumber daya alam biasanya tersebar tidak merata di setiap daerah. Ada tempat yang sangat subur, ada pula tempat yang kaya akan materi tambang. Namun, ada pula tempat yang gersang dan selalu kekurangan air. Perbedaan ini mengakibatkan sumber daya menjadi langka dan terbatas, terutama bagi tempat yang tidak mempunyai sumber daya yang melimpah.

c. Pertumbuhan jumlah penduduk
Pertumbuhan jumlah penduduk selalu lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan produksi barang dan jasa.

d. Keterbatasan kemampuan produksi
Kemampuan produksi didukung oleh faktor-faktor produksi yang digunakan. Misalnya, kapasitas produksi insan terbatas lantaran masih bisa sakit, lelah, atau bosan. Mesin produksi juga bisa rusak dan aus. Selain itu, keterbatasan produksi juga ditentukan lantaran perkembangan teknologi yang tidak sama. Di negara maju, perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat. Sementara itu, di negara berkembang perkembangan kebutuhan barang dan jasa masih lebih cepat daripada perkembangan teknologinya.
e. Bencana alam
Bencana alam merupakan faktor perusak yang berada di luar kekuasaan dan kemampuan manusia. Walaupun bergotong-royong sebagian tragedi terjadi akhir ulah insan sendiri. Banjir, gempa bumi, tanah longsor, kebakaran hutan, dan lain-lain telah membawa dampak kerugian yang cukup besar. Kerusakan bangunan, tempat usaha, sumber daya alam, dan bahkan korban jiwa yang menjadi korban tragedi tersebut. Apabila sumber daya terbatas, sedangkan kebutuhan banyak, maka harus ada yang dikorbankan untuk pemakaian yang lebih penting. Usaha insan untuk mengatasi kelangkaan sumber daya ialah sebagai berikut.
a.       Menyusun skala prioritas, yakni membuat daftar kebutuhan mana yang perlu didahulukan pengadaannya lantaran dirasa lebih mendesak.
b.      Menggunakan alat pengganti pemenuhan kebutuhan, contohnya kelangkaan minyak tanah diganti dengan arang, kayu bakar, atau gas.
c.       Melakukan penghematan dalam memakai sumber daya yang termasuk langka atau terbatas.

Selain itu untuk mengatasi kelangkaan, dibutuhkan kegiatan ekonomi yangmenunjangnya.
Dalam kegiatan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi ditentukan oleh interaksi sosial.

Kebutuhan adalah segala sesuatu yang dibutuhkan insan dalam rangka mempertahankan kelangsungan hidupnya guna mencapai taraf hidup  sejahtera. Pada prinsipnya, kebutuhan setiap orang berbeda-beda dan terus berkembang sejalan bertambahnya usia. Kebutuhan insan terhadap benda atau jasa sanggup memperlihatkan kepuasan kepada insan itu sendiri, baik kepuasan jasmani maupun kepuasan rohani. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, insan membutuhkan alat pemenuhan kebutuhan. Alat tersebut disediakan alam ataupun insan melalui proses produksi. Upaya insan dalam memenuhi kebutuhannya tidak pernah berakhir. Oleh lantaran itu, insan perlu bertindak rasional semoga tercapai pemenuhan kebutuhan hidup secara memuaskan.

Kebutuhan insan yang tidak terbatas jumlahnya tersebut sanggup terpenuhi dengan alat pemuas kebutuhan. Alat pemuas kebutuhan adalah sesuatu yang sanggup dipakai untuk memenuhi kebutuhan manusia. Alat pemuas kebutuhan sanggup berupa barang atau jasa. Barang adalah alat pemenuhan kebutuhan yang berwujud (dapat dilihat), contohnya makanan, pakaian, sepatu, tas, buku tulis, dan sebagainya. Jasa adalah alat pemuas kebutuhan yang tidak berwujud (tidak sanggup dilihat), contohnya jasa dokter, guru, tukang parkir, dan sebagainya.

Kebutuhan insan dipenuhi melalui proses interaksi sosial. Interaksi sosial sudah terjadi semenjak insan ada. Pada zaman nenek moyang kita, pemenuhan kebutuhan dilakukan dengan cara berburu dan mengumpulkan makanan. Dengan makin meningkatnya kebutuhan dan keterbatasan
ruang serta sumber daya, insan mulai hidup menetap dan bercocok tanam.

Untuk memenuhi kebutuhan akan barang yang belum bisa dihasilkan sendiri, insan melaksanakan barter. Barter adalah cara berdagang yang dilakukan oleh masyarakat melalui pertukaran barang. Cara ini dilakukan ketika belum ditemukan uang sebagai alat tukar. Barter tidak sanggup memenuhi semua kebutuhan yang ada, lantaran keterbatasan potensi sumber daya alam yang terdapat di wilayah masing-masing.

Download materi diatas disini

Sabtu, 19 Maret 2011

Klasemen Gempa Bumi Dan Tsunami


Bila tumpukan energi di kawasan penujaman demikian besar, energi tersebut akan bisa menggoyang atau menggetarkan lempeng benua dan lempeng samudera di sekitarnya. Gayangan atau getaran ini disebut gempa bumi. Gejala ini disebut seisme. Getaran yang dihasilkan akhir pergeseran kerak bumi tersebut dapat besar maupun kecil. Besar kecilnya kerusakan di muka bumi disebabkan oleh besar kecilnya gempa tersebut.
a) Klasifikasi Gempa
Gempa sanggup digolongkan menjadi beberapa kategori. Menurut proses terjadinya, gempa bumi diklasifikasikan menjadi ibarat berikut     :
1.      Gempa tektonik: terjadi akhir tumbukan lempeng-lempeng di litosfer kulit bumi oleh tenaga tektonik. Tumbukan ini akan menghasilkan getaran. Getaran ini yang merambat hingga ke permukaan bumi.
2.      Gempa vulkanik: terjadi akhir acara gunung api. Oleh lantaran itu, gempa ini hanya sanggup dirasakan di sekitar gunung api menjelang letusan, pada saat letusan, dan beberapa ketika sesudah letusan.
3.      Gempa runtuhan atau longsoran: terjadi akhir kawasan kosong di bawah laha mengalami runtuh. Getaran yang dihasilkan akhir runtuhnya lahan hanya dirasakan di sekitar kawasan yang runtuh.
Menurut bentuk episentrumnya, ada dua jenis gempa.
(1) Gempa sentral: episentrumnya berbentuk titik.
(2) Gempa linear: episentrumnya berbentuk garis.
Menurut kedalaman hiposentrumnya, ada tiga jenis gempa.
(1)    Gempa bumi dalam: kedalaman hiposenter lebih dari 300 km di bawah permukaan bumi.
(2)    Gempa bumi menengah: kedalaman hiposenter berada antara 60-300 km di bawah permukaan bumi.
(3) Gempa bumi dangkal: kedalaman hiposenter kurang dari 60 km.
Menurut jaraknya, ada tiga jenis gempa.
(1) Gempa sangat jauh: jarak episentrum lebih dari 10.000 km.
(2) Gempa jauh: jarak episentrum sekitar 10.000 km.
(3) Gempa lokal: jarak episentrum kurang 10.000 km.
Menurut lokasinya, ada dua jenis gempa.
(1)   Gempa daratan: episentrumnya di daratan.
(2)   Gempa lautan: episentrumnya di dasar laut. Gempa jenis inilah yangmenimbulkan  tsunami.

b) Pengukuran Gempa Bumi
Getaran gempa dari hiposentrum merambat dan menyebar ke segala arah. Getaran itu berupa gelombang primer dan gelombang sekunder. Dari episentrum, juga terjadi rambatan getaran di permukaan bumi dalam bentuk gelombang panjang. Jadi, gelombang gempa sanggup dibedakan atas:
(1)   gelombang primer (P): merupakan gelombang longitudinal yang merambat di permukaan bumi dengan kecepatan 4-7 km per detik
(2)   gelombang sekunder (S): berupa gelombang transversal yang merambat di permukaan bumi dengan kecepatan 2-6 km per detik
(3)   gelombang panjang (L): merupakan gelombang permukaan dengan kecepatan lebih lambat

c) Kekuatan Gempa
Kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa bumi dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain kekuatan gempa, letak hiposentrum, struktur tanah, dan struktur bangunan. Kekuatan gempa (magnitude) diukur menurut tingkat kerusakan yang dihasilkan. Ada beberapa skala yang dipakai untuk mengukur kekuatan gempa,antara lain Skala Omari, Skala Richter, Skala Cancani, dan Skala Mercalli.

Tsunami

Tsunami adalah kata berbahasa Jepang yang berarti gelombang ombak lautan (tsu artinya lautan, nami berarti gelombang ombak). Tsunami yakni serangkaian gelombang ombak raksasa yang timbul karena adanya pergeseran di dasar bahari akhir gempa bumi. Gempa yang terjadi di jepang mencapai 9,0 skala Richter. Jadi, tsunami memang identik dengan
gempa yang terjadi di dasar laut, bukan di daratan. Gelombang ombak yangditimbulkan mempunyai kecepatan 600 mil per jam (hampir 1.000 km per jam) atau sama dengan kecepatan rata-rata pesawat udara. Tinggi gelombang bisa mencapai 6 hingga 14 meter untuk ukuran rata-rata, tapi bisa juga mencapai 30 meter. Gelombang tsunami bisa menghantam daratan selama 5 hingga 30 menit. Kalau gelombang ombak datang, kita nyaris tidak sempat melarikan diri. Sedemikian besar dan cepatnya, gelombang ombak ini sanggup melintasi
lautan luas. Memang tidak semua tsunami bersifatmematikan, ada juga yang kecil atau bersifat lokal. Tsunami yang besar dapat menghancurkan sebuah kota.

Kamis, 03 Maret 2011

Klasemen Istilah-Istilah Dalam Pelajaran Ips

Di sini saya sunguhkan istilah-istilah atau pengertian-pengertian atau definisi-definisi dalam pelajaran IPS, silahkan Anda lihat di bawah ini :

Adat istiadat  :wujud gagasan kebudayaan yang terdiri atas nilai-nilai budaya, norma, hukum, aturan, yang satu dengan yang lain berkaitan dalam satu sistem.
Agen  :pedagang atau forum distribusi yang membeli dan menjual barang atas nama pihak lain atau forum yang menyuruhnya.

Air tanah  :air yang terdapat di bawah permukaan tanah yang dibatasi oleh satu atau dua lapisan tanah atau batuan yang kedap air.
Akomodasi : suatu cara untuk menuntaskan kontradiksi tanpa menghancurkan pihak lawan
sehingga lawan tidak kehilangan kepribadiannya.
Angin : udara yang bergerak alasannya yaitu adanya perbedaan tekanan udara.
Asimilasi : perjuangan mengurangi perbedaan-perbedaan di antara individu atau kelompok dan mempertinggi kesatuan tindakan, sikap dan proses-proses mental dengan memperhatikan kepentingan dan tujuan bersama.
Atlas : kumpulan peta-peta yang dirancang untuk disimpan dalam bentuk jilid (buku) atau dalam keadaan lepas-lepas, tetapi dikumpulkan menjadi satu.
Atmosfer : lapisan udara yang menyelubungi bumi.
Awan : titik-titik air yang melayang-layang di atmosfer dan terjadi sebagai akhir adanya kondensasi uap air.
Badan perjuangan : kesatuan aturan dan ekonomi atau organisasi yang terdiri dari faktor-faktor produksi yang bertujuan memperoleh keuntungan atau memperlihatkan pelayanan umum kepada masyarakat.
Badan perjuangan gabungan : tubuh perjuangan yang modalnya berasal dari gabungan negara (pemerintah) dengan swasta sehingga dimiliki oleh pemerintah dan swasta.
Badan perjuangan milik swasta : tubuh perjuangan yang modalnya dimiliki oleh swasta.
Bangsawan : keturunan orang-orang mulia, terutama raja dan kerabatnya.
Banjir : volume air yang melebihi kapasitas tampung aliran.
Barometer : alat untuk mengukur tekanan udara.
Bertindak hemat : selalu menggunakan perhitungan-perhitungan yang cermat dan perencanaan yang matang.
Bertindak rasional : melaksanakan tindakan ekonomi selalu menggunakan nalar sehatnya, dan bukan menurut hawa nafsu dan emosinya.
Bidang perjuangan jasa : bidang perjuangan yang memperlihatkan pelayanan berupa jasa, mirip jasa perbankan, perasuransian, biro perjalanan, dan biro konsultasi.
Brahman (Hindu) : yang kuasa yang mencipta alam semesta.
Buddha : agama yang diajarkan Sidharta Gautama
Budhisme : pedoman Sidharta Gautama yang menyatakan bahwa kesengsaraan yaitu pecahan kehidupan dunia dan sanggup lepas dengan mensucikan mental dan susila pribadi.
BUMN : tubuh perjuangan yang modalnya dimiliki oleh negara (pemerintah) baik seluruhnya maupun sebagian.
Candi : bangunan kuno yang terbuat dari kerikil (bisa hitam atau kerikil bata), sebagai tempat pemujaan atau penyimpanan bubuk jenasah raja Hindu-Buddha.
Concern : gabungan dari tubuh atau perusahaan untuk sementara waktu dengan mengadakan persetujuan dari beberapa perusahaan, di mana tiap anggota (perusahaan) masih berdiri.
Cuaca : keadaan udara pada suatu waktu yang relatif singkat dan terletak pada suatu tempat tertentu yang relatif sempit.
Dataran rendah : daerah datar yang tingginya hanya beberapa puluh meter dari permukaan laut.
Dataran tinggi : daratan yang mengalami pengangkatan sehingga tetap datar.
Diathropisme : proses pembentukan kembali permukaan bumi akhir kekuatan gaya tarik-menarik yang menimbulkan pergerakan pada pecahan kulit bumi yang menghasilkan bentuk-bentuk muka bumi yang baru.
Distribusi : suatu kegiatan untuk menyampaikan, menyebarkan, atau menyalurkan barang dan jasa dari produsen kepada konsumen, tanpa adanya pelimpahan hak atas barang.
Distributor : orang atau forum tertentu yang melaksanakan kegiatan distribusi.
Diversifikasi : perjuangan peningkatan hasil produksi dengan penganekaragaman faktor produksi.
Egosentris : tindakan individu yang mementingkan diri sendiri.
Ekonomi : mengatur rumah tangga, mirip rumah tangga perusahaan, masyarakat, negara, bahkan dunia.
Ekonomi makro : teori ekonomi yang menjelaskan perekonomian secara keseluruhan (makro) tanpa memperhatikan pecahan kegiatan ekonomi dalam unit kecil.
Ekonomi mikro : teori ekonomi yang menjelaskan perekonomian dari bagian-bagiannya.
Eksogen : tenaga yang berasal dari luar bumi yang besar lengan berkuasa terhadap pembentukan relief muka bumi
Eksosfer : lapisan atmosfer yang berada pada
ketinggian di atas 500 km dari permukaan bumi.
Eksportir : pedagang yang membeli barang di dalam negeri kemudian menjualnya ke luar negeri.
Ekstensifikasi : perjuangan peningkatan hasil produksi dengan menambah faktor produksi.
Endogen : tenaga yang berasal dari dalam bumi yang besar lengan berkuasa terhadap pembentukan relief muka bumi.
Erosi : insiden terangkutnya lapisan tanah atas dari suatu tempat ke tempat lain akhir adanya distributor erosi.
Faktor produksi : segala sesuatu yang digunakan untuk menghasilkan barang atau jasa dalam rangka menambah manfaat suatu barang atau jasa.
Faktor produksi pengusaha : kemampuan insan untuk mengelola atau mengendalikan perjuangan untuk memperoleh keuntungan yang besar (wajar).
Firma : perusahaan yang dibuat oleh dua orang atau lebih dengan menggunakan satu nama.
Garis lintang : garis khayal paralel yang melintang horizontal dan sejajar dengan equator.
Garis meridian : garis khayal yang mengubungkan kutub utara dengan kutub selatan.
Garis pantai : batas air maritim dengan darat.
Gempa bumi : getaran bumi akhir adanya pelepasan energi yang besar secara mendadak.
Geohidrologi : cabang hidrologi yang mempelajari wacana air yang terdapat di bawah permukaan tanah.
Globe : model tiruan bola bumi.
Hidrografi : kenampakan permukaan bumi berupa perairan.
Hidrometeorologi : ilmu yang merupakan jembatan antara meteorologi dengan hidrologi. Dalam ilmu ini dipelajari faktor-faktor meteorologi yang besar lengan berkuasa terhadap kondisi hidrologi.
Hidrosfer : lapisan air yang menyelimuti permukaan bumi.
Hindu : agama yang berkitab suci Weda.
Holding company : gabungan dari perusahaan kecil karena dimiliki oleh lebih seperdua sahamnya oleh perusahaan besar.
Holtikultura : salah satu perjuangan pertanian di lahan kering untuk menanam tanaman yang diperlukan sehari-hari, misalnya sayuran, buah-buahan, dan tanaman obat lainnya.
Hujan : peristiwa jatuhnya titik-titik air dari atmosfer ke permukaan bumi secara alami.
Hipsografi : kenampakan berupa bentang alam daratan, seperti pegunungan, dataran tinggi, dataran rendah, bukit, lembah, dan kenampakan lain yang membentuk relief.
Identifikasi : kecenderungan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain.
Iklim : keadaan cuaca rata-rata dalam waktu yang panjang dan tempat yang luas.
Ilmu ekonomi : suatu studi mengenai individu dan masyarakat menciptakan pilihan dengan atau tanpa penggunaan uang, dengan menggunakan sumber daya yang terbatas untuk menghasilkan banyak sekali jenis barang dan jasa, dan mendistribusikannya untuk kebutuhan konsumsi kini atau masa akan tiba kepada individu atau masyarakat.
Imitasi : menjiplak bentuk dan sikap pihak lain.
Importir : pedagang yang membeli atau mendatangkan hasil dari luar negeri dan menjualnya di dalam negeri.
Inset : peta berukuran kecil yang disisipkan pada peta utama.
Intensifikasi : peningkatan hasil produksi tanpa menambah faktor-faktor produksi.
Interaksi sosial : hubungan antara insan satu dengan insan lain yang saling mempengaruhi.
Inversi : Lapisan udara pada stratosfer dengan ketinggian 20-50 km dan terjadi pembalikan suhu
udara dengan semakin panas semakin ke atas.
Isobar : garis yang menghubungkan tempat-tempat yang mempunyai tekanan udara yang sama.
Isohyet : garis yang menghubungkan tempat-tempat yang mempunyai curah hujan sama.
Isoterm : garis yang menghubungkan tempat-tempat yang mempunyai temperatur yang sama.
Isotermal : lapisan udara pada stratosfer dengan ketinggian 11-20 km yang mempunyai temperatur seragam (��60oC).
Joint venture : kerjasama atau perjuangan patungan dalam pengusahaan proyek-proyek tertentu.
Kartel : kerjasama antara beberapa perusahaan sejenis, masing-masing tetap menggunakan nama perusahaannya sendiri.
Kartografi : ilmu yang mempelajari wacana peta.
Kebutuhan : impian atas barang dan jasa yang dapat memberikan kepuasan untuk kelangsungan hidup.
Kegiatan ekonomi : segala bentuk kegiatan yang dilakukan insan untuk memenuhi kebutuhannya yang beragam.
Keinginan : hasrat akan pemuas kebutuhan yang spesifik.
Kepribadian : sifat dan tabiat seseorang yang konsisten, yang meliputi kebiasaan, sikap, dan sifat lain yang khas dimiliki seseorang.
Kerjasama : perjuangan bersama antara orang perorangan atau kelompok insan yang bermaksud mencapai satu atau beberapa tujuan bersama.
Koalisi : gabungan antara dua orang atau lebih dengan tujuan untuk memperkuat diri atau organisasi.
Komisioner : orang atau tubuh yang melaksanakan kegiatan jual beli barang yang bertindak atas namanya sendiri, walaupun barang itu untuk orang lain (milik orang lain).
Kompetisi : proses yang terjadi pada individu atau kelompok insan yang terlibat melalui bidang-bidang kehidupan masing-masing, berusaha untuk memperebutkan sesuatu dari sejumlah tujuan yang mereka harapkan.
Konflik : proses yang terjadi pada Individu atau kelompok manusia yang berusaha memenuhi kiprah dengan jalan menentang pihak lawan dengan bahaya atau kekerasan.
Konform : bentuk peta yang sebangun dengan bentuk aslinya di lapangan.
Konsentrasi vertikal : konsentrasi tubuh perjuangan hilir sampai hulu.
Konsumen : orang atau forum tertentu yang memakai atau melaksanakan kegiatan konsumsi/mengkonsumsi barang atau jasa.
Konsumsi : kegiatan memakai, menggunakan, mengurangi, atau menghabiskan nilai suatu barang dan jasa.
Kontravensi : sikap mental yang tersembunyi terhadap orang-orang lain atau unsur-unsur kebudayaan golongan tertentu, yang sanggup bermetamorfosis kebencian, tetapi tidak hingga pada kontradiksi atau pertikaian.
Konveksi : gerakan udara secara vertikal.
Koperasi : tubuh perjuangan yang beranggotakan orang-orang atau tubuh aturan koperasi dengan melandaskan kegiatannya menurut prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas azas kekeluargaan.
Kreativitas : kegiatan yang mendatangkan hasil yang sifatnya baru, berguna, dan sanggup dimengerti.
Kriologi : cabang hidrologi yang mempelajari tentang salju dan es.
Kualitas tanah : kemampuan tanah dalam memberikan manfaat bagi insan yang menggunakannya.
Kumulus : awan yang berkembang secara vertikal, berbentuk kubah-kubah ibarat bunga kol dengan lengkungan bundar berwarna putih cemerlang jikalau terkena sinar matahari.
Legenda : keterangan wacana simbol-simbol yang ada dalam peta.
Limnologi : cabang hidrologi yang mempelajari tentang air yang menggenang di permukaan tanah (danau).
Lokasi tubuh perjuangan : tempat dilaksanakannya kegiatankegiatan organisasi dan manajemen tubuh usaha.
Lokasi perusahaan : tempat kegiatan teknis yang dilakukan perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa.
Lubuk maritim : bentukan dasar maritim dalam yang membulat dan cekung sebagai akhir adanya gerakan lempeng tektonik.
Makelar : orang atau tubuh yang melaksanakan kegiatan jual beli barang yang bertindak atas nama orang lain atau atas nama yang menyuruhnya (prinsipalnya), bukan atas namanya sendiri.
Manusia sebagai makhluk ekonomi : hasrat manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Manusia sebagai makhluk sosial : hasrat manusia memerlukan pinjaman orang lain.
Mata pencaharian : sumber pendapatan penduduk berupa pekerjaan yang dilakukan secara rutin untuk memenuhi kebutuhan.
Mesosfer : lapisan atmosfer yang terletak pada ketinggian ± 50-85 km di atas permukaan bumi. Suhu udara pada lapisan ini semakin ke atas semakin rendah.
Meteorologi : ilmu yang mempelajari wacana cuaca.
Modal : segala sesuatu yang sanggup digunakan untuk menghasilkan barang atau jasa selanjutnya.
Modal absurd : modal yang berasal dari pinjaman atau dari luar perusahaan.
Modal lancar : modal yang hanya satu kali dipakai dalam proses produksi.
Modal nyata (konkret) : modal yang sanggup dilihat dengan mata, digunakan dalam proses produksi, dan berbentuk barang dan uang.
Modal sendiri : modal yang bersumber atau berasal dari pemilik perusahaan tersebut.
Modal tetap : modal yang berulangkali digunakan dalam proses produksi.
Modal tidak nyata (abstrak) : modal yang tidak dapat dilihat dengan mata dan digunakan dalam proses produksi.
Moksha : bebas dari penjelmaan kembali, tingkatan hidup lepas dari keduniawian.
Motif ekonomi : dorongan melaksanakan tindakan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan.
Motif ekstrinsik : impian memperoleh barang dan jasa alasannya yaitu adanya imbas dari pihak luar.
Motif intrinsik : impian memperoleh barang atau jasa alasannya yaitu didorong oleh kesadarannya sendiri.
Nilai : segala sesuatu yang dianggap baik oleh masyarakat yang dijadikan pedoman.
Nimbus : awan yang berwarna gelap, kelihatan basah dan sering menimbulkan terjadinya hujan.
Nirwana : keadaan dan ketenteraman tepat bagi setiap wujud eksistensi alasannya yaitu berakhir kelahiran kembali ke dunia.
Norma : aturan-aturan dengan disertai hukuman tertentu.
Oseanografi : ilmu yang mempelajari perairan laut.
Palung : dasar maritim yang dalam, curam, sempit, dan memanjang.
Panca perjuangan tani : sistem pengairan yang baik, pemilihan benih, penggunaan pupuk, pengolahan tanah, dan pemberantasan hama.
Pantai : batas antara daratan dan lautan.
Pedagang besar (grosir) : pedagang yang usahanya membeli barang dalam jumlah yang besar kemudian menjualnya lagi kepada pedagang kecil (pengecer).
Pedagang eceran : pedagang yang membeli barang dari pedagang besar (grosir) kemudian menjualnya langsung ke konsumen akhir.
Pelapukan : insiden hancurnya batuan dari batuan yang berbentuk gumpalan menjadi butiran yang kecil bahkan larut dalam air.
Pemukiman : pecahan dari lingkungan hidup di luar kawasan lindung, baik dalam lingkup ruang pemukiman maupun perkantoran yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau lingkungan hunian dan tempat kegiatan yang mendukung perikehidupan dan penghidupan.
Pemukiman : kondisi tempat tinggal penduduk disuatu tempat yang membentuk contoh dan tertentu. Biasanya contoh pemukiman mengelompok, memanjang, dan menyebar terhadap suatu fenomena alam.
Pemukiman yang memanjang : pemukiman penduduk yang berupa gugusan rumah memanjang,
umumnya beradaptasi alam atau lingkungan fisik di sekitarnya yang bentuknya memanjang.
Penggunaan lahan : campur tangan insan terhadap lahan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya, baik berupa kebutuhan material maupun nonmaterial (spritual).
Pengusaha : orang atau forum yang melakukan usaha pada perusahaan.
Perairan darat : fenomena perairan yang ada di darat.
Perairan maritim : fenomena perairan yang ada di laut.
Persekutuan Komanditer (CV) : komplotan dari beberapa orang yang mengumpulkan modal dan di antara mereka ada seorang atau beberapa orang yang hanya memasukkan modal saja.
Persero : perusahaan yang melaksanakan perjuangan dengan tujuan utama mencari keuntungan walaupun tetap melayani masyarakat umum.
Perseroan terbatas : perseroan yang modalnya berasal dari penjualan saham (sero).
Pertanian irigasi : pertanian yang menggunakan air secara terus-menerus sesuai dengan kebutuhan.
Pertanian maju : dilakukan penduduk dengan menggunakan peralatan dan cara yang lebih baik.
Pertanian sederhana : pertanian yang dilakukan dengan menggunakan peralatan sederhana, seperti parang, sabit, cangkul, dan sejenisnya.
Pertanian sederhana berpindah-pindah : pertanian yang dilakukan dengan cara membuka hutan milik desa dengan menebang pohon-pohon kemudian membakarnya.
Pertanian sederhana menetap : pertanian yang dilakukan pada satu tempat atau lokasi yang sama (tetap).
Pertanian tadah hujan : pertanian yang sangat mengandalkan curah hujan, baik ditadah pribadi atau dialiri air hasil air hujan.
Perum : perusahaan yang bertujuan melayani masyarakat sekaligus mencari keuntungan.
Perumahan : sekelompok rumah yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau lingkungan hunian yang dilengkapi dengan prasarana dan sarana lingkungan.
Perusahaan : tempat berlangsungnya proses produksi yang menggabungkan faktor-faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.
Perusahaan jasa : perusahaan yang menghasilkan jasa.
Perusahaan jawatan : perusahaan yang modalnya hampir dimiliki seluruhnya oleh pemerintah.
Perusahaan manufaktur : semua perusahaan yang menghasilkan barang, penggabungan dari perusahaan ekstraktif, agraris, dan industri.
Perusahaan negara (PN) : suatu satuan produksi yang modal seluruhnya terdiri dari kekayaan negara.
Perusahaan perdagangan : perusahaan yang kegiatannya membeli barang tanpa mengolah barang tersebut kemudian menjualnya kembali.
Perusahaan perseorangan : perusahaan yang dimiliki oleh orang seorang.
Pesero aktif : pemilik modal yang menjalankan perusahaan.
Pesero membisu : pemilik modal yang hanya memasukkan modal tanpa ikut menjalankan perusahaan.
Peta : Gambaran sebagian atau seluruh permukaan bumi dengan banyak sekali kenampakannya pada bidang datar yang diperkecil dengan menggunakan skala tertentu.
Peta khusus : peta yang di dalamnya hanya memuat satu tema dari tanda-tanda alam di permukaan bumi.
Peta umum : peta yang menggambarkan seluruh kenampakan di permukaan bumi baik kenampakan alam maupun kenampakan budaya.
Plato : daerah datar yang berada pada ketinggian di atas 700 m.
Potamologi : cabang hidrologi yang mempelajari tentang air yang mengalir dipermukaan tanah.
Prasasti : piagam yang tertulis pada batu, tembaga, dan sebagainya.
Prinsip cost and benefit : melakukan kegiatan selalu memperhitungkan biaya yang dikeluarkan dan manfaat yang diterima dari kegiatan yang dilakukannya.
Prinsip ekonomi : pertimbangan yang disertai dengan pengorbanan sekecil mungkin untuk memperoleh hasil yang sebesar mungkin.
Produksi : kegiatan menghasilkan atau menambah nilai guna suatu barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Produksi dalam arti luas : semua kegiatan manusia dalam rangka menambah kegunaan, faedah barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Produksi dalam arti sempit : kegiatan menghasilkan barang.
Produsen : orang atau forum tertentu yang menghasilkan barang atau jasa.
Promosi : cara memperkenalkan atau mengiklankan barang yang diperdagangkan, baik menyangkut harga maupun mutu kepada konsumen.
Proses sosial : cara-cara bekerjasama para individu maupun kelompok yang saling bertemu, kemudian terjadi perubahan-perubahan yang bisa menggoyahkan cara-cara hidup yang telah ada.
PT Kosong : PT yang sudah ada izin usahanya dan izin lainnya, namun kegiatannya tidak aktif.
PT Terbuka : PT yang sahamnya sanggup dimiliki atau dibeli siapa saja yang memenuhi syarat.
PT Tertutup : PT yang modal sahamnya dimiliki oleh orang tertentu atau keluarga tertentu saja.
Rasionalitas : kemampuan untuk berpikir baik dan berlatih mengambil keputusan yang tepat.
Reinkarnasi : kelahiran kembali.
Saham : surat berharga tanda turut serta menjadi pemilik perusahaan.
Saham atas nama : saham yang di atasnya tertulis nama pemilik atau pemegang saham tersebut.
Saham atas unjuk : saham yang sanggup dialihkan kepada pihak lain.
Saham biasa : saham yang memperoleh pembagian laba (dividen) sesuai yang ditetapkan rapat umum anggota.
Saham preferen : saham yang memperoleh hak istimewa dibanding saham biasa.
Samsara : sengsara
Sedimentasi : proses pengendapan material hasil erosi di suatu tempat.
Siklus air : perputaran air yang menimbulkan jumlah air di bumi relatif tetap, yaitu air hujan yang jatuh sebagian akan meresap ke dalam tanah dan sebagian lagi akan mengalir ke permukaan tanah yang akhirnya akan menuju ke laut.
Sirus : Awan yang berwarna putih, tipis, dan pada siang hari kelihatan mengkilat alasannya yaitu banyak
mengandung kristal es.
Skala peta : perbandingan antara jarak di peta dengan jarak horizontal di lapangan.
Skala prioritas : menciptakan urutan pemenuhan kebutuhan berdasarkan tingkat kepentingannya, yaitu mulai pemenuhan kebutuhan yang paling mendesak sampai kebutuhan yang bisa ditangguhkan pemenuhannya.
Sketsa : keadaan suatu tempat yang digambarkan tanpa menggunakan skala.
Sosialisasi : proses seseorang mempelajari cara hidup masyarakat untuk mengembangkan potensinya sesuai dengan nilai, norma, dan kebiasaan yang berlaku dalam
masyarakat.
Standardisasi : mengadakan penetapan ukuran barangbarang untuk memudahkan konsumen menetapkan pilihan.
Stratosfer : lapisan atmosfer yang terletak di atas tropopause dengan ketinggian ± 50 km.
Stratus : awan yang berlapis-lapis mirip kabut tipis.
Sumber daya alam (SDA) : segala yang disediakan alam baik pribadi maupun tidak pribadi dapatdigunakan insan dalam kegiatannya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran.
Sumber daya insan (SDM) : segala kegiatan manusia baik fisik atau rohani yang ditujukan untuk keperluan produksi.
Tektonisme : kegiatan yang bekerjasama dengan gaya orogenetis yang menimbulkan pembentukan lipatan.
Temperatur : derajat panas dan masbodoh udara.
Tenaga kerja jasmani : tenaga kerja yang melakukan pekerjaan dengan fisik atau jasmani untuk membantu proses produksi.
Tenaga kerja rohani : tenaga kerja yang melakukan pekerjaan dengan pikiran dan perasaan.
Tenaga kerja terdidik : tenaga kerja yang melalui proses pendidikan sebelum bekerja.
Tenaga kerja terlatih : tenaga kerja yang sudah melalui latihan dan pengalaman sebelum bekerja.
Tenaga kerja tidak terlatih dan tidak terdidik : tenaga kerja yang tidak mempunyai pendidikan dan latihan secara khusus dalam pekerjaan.
Thermosfer : lapisan atmosfer yang terdapat pada ketinggian ± 85 – 500 km di atas permukaan bumi. Lapisan ini sering disebut lapisan panas (hot layer).
Tindakan ekonomi : segala tindakan insan dalam rangka memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran.
Tindakan rasional : tindakan membandingkan antara besarnya jumlah pengorbanan dengan besarnya jumlah hasil yang akan diperoleh.
Topografi : gambaran/keterangan bentuk permukaan bumi di suatu tempat (biasanya ditunjukkan oleh peta).
Troposfer : lapisan udara yang paling bersahabat dengan permukaan bumi. Ketebalan lapisan ini mencapai 18 km di daerah equator dan 8 km di daerah kutub, sedangkan ketebalan rata-rata sekitar 11 km.
Trust : penggabungan (fusi) dari beberapa perusahaan yang melebur menjadi satu baik modal maupun badan hukumnya.
Trust horisontal : gabungan beberapa perusahaan kecil sehingga menjadi besar.
Trust paralel : merupakan gabungan dari beberapaperusahaan yang homogen menjadi satu.
Trust vertikal : gabungan dari industri hulu sampai industri hilir.
Vegetasi : hamparan pepohonan, kebun rakyat, kebun campuran, sawah, dan tegalan yang ada di permukaan bumi.
Vulkanisme : insiden yang bekerjasama dengan keluarnya magma dari dalam bumi ke permukaan bumi.
Wirausaha : orang yang berani berusaha dan berani menanggung risiko atas perjuangan yang dilakukannya.
Yayasan : tubuh perjuangan yang didirikan oleh orang atau pemerintah dengan jalan memisahkan kekayaannya untuk tujuan tertentu terutama tujuan sosial.
Yupa : tugu kerikil bertulis untuk peringatan upacara korban.

Mudah-mudah Istilah-Istilah dalam Pelajaran IPS bermamfaat bagi Anda.

DOWNLOAD MATERI INI